Blog Tugas Keamanan Jaringan 2
Komunikasi
yang terjadi diantara aplikasi dalam dua komputer. Piranti-piranti jaringan
bisa berkomunikasi antar sesama dikarenakan
piranti-piranti tersebut
menjalankan protocol stack yang sama, walaupun mereka menggunakan sistem
operasi yang berbeda. Data yang dikirim dari satu piranti berjalan turun ke
protocol stack dibawahnya melalui media transmisi, dan kemudian naik ke
protocol stack pada sisi piranti lawan komunikasinya.
Gambar
dibawah ini mengilustrasikan bagaimana proses komunikasi diantara dua buah
computer.
Pada gambar tersebut diberi label aplikasi X
dan aplikasi Y. Bila aplikasi X ingin berkomunikasi dengan aplikasi Y misalnya
mengirim pesan, aplikasi X akan meminta layer-layer OSI untuk membuat hubungan
dengan layer-layer pada komputer target. Interaksi komunikasi layer OSI ini
sering dijelaskan sebagai komunikasi antar peer layer, ini maksudnya setiap
layer OSI tidak dapat langsung berkomunikasi dengan layer pada komputer target
melainkan masing- masing layer memiliki ketergantungan dengan layer dibawah
atau diatasnya misalnya layer
application (lapisan ke-7) untuk membuat hubungan setara dengan layer
application pada komputer target, dengan menggunakan protocol pada lapisan
tersebut. Prottokol ini memerlukan service pada lapisan dibawahnya yaitu
presentation layer , dan begitu seterusnya masing-masing layer akan memerlukan
service pada layer dibawahnya sampai pada physical layer dimana lapisan ini
mentransmisikan bit-bit melaui sebuah media transmisi. Berikut akan dijelaskan
proses lebih jauh tentang proses komunikasi dalam OSI. Kedua belah piranti yang saling berkomunikasi
harus menggunakan protocol stack yang sama.
Suatu
pesan data yang dikirim dari satu piranti ke piranti yang lain berjalan melalui
proses seperti berikut:
1. Pesan data dipecah kedalam
paket- paket ini dinamakan dengan proses encapsulation. Pada pembahasan berikutnya akan
dijelaskan lebih banyak tentang proses ini.
2. Setiap protocol didalam layer
menambahkan informasi control kedalam paket, meng-enable fitur-fitur seperti
inkripsi dan error check. Setiap paket biasanya mempunyai komponen berikut:
Header , Data , dan Trailer. Header : header mengandung informasi berikut: a) Address asal dari komputer pengirim, b) Address tujuan dari pesan yang
dikirim c) Informasi untuk mensinkronkan
clock Data : Setiap paket mengandung
data yang merupakan: a) Data real dari aplikasi, seperti bagian dari file yang
dikirim b) Ukuran data bisa sekitaran 48 bytes sampai 4 kilobytes Trailer :
Trailer paket bisa meliputi: a) Informasi error-checking b) Informasi control
yang lain yang membantu pengiriman data
3. Pada layer physical,
paket-paket dikonversikan kedalam format electrical yang tepat untuk
ditransmisikan.
4. Protocol pada masing-masing
layer yang berhubungan pada sisi piranti lawannya (pada sisi penerima) akan
menghapus header dan trailer yang ditambahkan saat pengiriman. Paket - paket
tersebut kemudian disusun kembali seperti data aslinya. Process Encapsulation
Adalah process pemecahan suatu pesan kedalam paket-paket, penambahan control
dan informasi lainnya, dan kemudian mentransmisikan pesan tersebut melalui
media transmisi.
Ada
5 macam step pada proses data encapsulation :
1) Layer bagian atas menyiapkan
data yang akan dikirim melalui jaringan 2) Layer transport memecah data kedalam
potongan-potongan yang disebut segmen,
menambah informasi urutan dan juga informasi control. 3) Layer network
mengkonversikan segmen kedalam paket-paket, menambah logical jaringan, dan
menambah address piranti. 4) Layer Data link mengkonversikan paket-paket
kedalam frame-frame, menambahkan informasi address phisik dari piranti. 5)
Layer physical mengkonversikan frame-frame kedalam bit-bit untuk ditransmisikan melalui media transmisi.
Contoh penerapan model OSI : Disini akan diberikan contoh penerapan model
OSI sehari-hari pada proses penerimaan
e-mail:
• Layer 7, Anda memakai Microsof
Outlook yang mempunyai fungsi SMTP dan POP3.
• Layer 6, mengirim email dengan format ASCII atau HTML.
• Layer 5, dalam menggunakan
email anda harus menginstal OS dahulu untuk membuka sesi komunikasi jaringan
• Layer 4, OS membuka SMTP dengan
sebuah TCP socket kemudian protocol terbuka untuk menerima data dari server
email.
• Layer 3, Komputer mencari IP
addres dari SMTP Server dengan melihat routing table yang diberikan OS Router
jika tidak ditemukan akan memberikan pesan,
• Layer 2, Paket Data dari IP addres
di kirimkan oleh Ethernet
• Layer 1, mengubah paket data
menjadi signal elektrik yang ditransformasilkan pada kabel UTP Cat 5
Fungsi Dari Header
Bentuk sinkronisasi suatu lapisan
agar hasil pekerjaan dari lapisan tersebut dapat dipahami dan dikerjakan pada
lapisan selanjutnya.
Bentuk sinkronisasi pada sebuah
lapisan agar dapat mengerjakan / menindak lanjuti hasil kerja dari lapisan
sebelumnya.
Bentuk sinkronisasi dari/pada
sebuah lapisan yang sama lawan komunikasi.
Packet Data Unit (PDU)
- informasi+Header pada setiap
lapisan model referensi
- PDU di OSI Model :
Di layer 1 (Physical Layer)
Packet Data Unit-nya disebut Bitstream
Di layer 2 (Data Link Layer)
Packet Data Unit-nya disebut Frame
Di layer 3 (Network Layer) Packet
Data Unit-nya disebut Packet
Di layer 4 (Transport Layer)
Packet Data Unit-nya segment untuk TCP atau Datagram untuk UDP
- Kenapa pada model OSI tidak ada
PDU dilayer 5,6, dan 7?
+ itu dikarenakan pada layer itu biasanya tidak terjadi penambahan
header karena masih dalam pengerjaan
lokal.
- PDU di TCP/IP Model
Di layer 5 (Application Layer)
Packet Data Unit-nya disebut Datagram
Di layer 4 (Transport Layer)
Packet Data Unit-nya disebut Segment
Di layer 3 (Internet Layer)
Packet Data Unit-nya disebut Packet
Di layer 2 (Network Access Layer)
Packet Data Unit-nya disebut Frame
Di layer 1 (Physical Layer)
Packet Data Unit-nya disebut Bitstream

0 komentar:
Posting Komentar